Pembuatan dan Pelatihan Presensi Guru SLB Cinta Asih Menggunakan Teknologi Pengenalan Wajah

SLB Negeri Soreang berlokasi di Jalan Nyalindung, Soreang, Kec Soreang, Kab Bandung, Prov. Jawa Barat. SLB Negeri Soreang memiliki siswa laki-laki sebanyak 67 orang dan siswa perempuan sebanyak 41. Untuk melakukan prose belajar mengajarnya SLB Negeri Soreang dibantu oleh 27 orang guru. Kurikulum pembelajaran SLB Negeri Soreang menggunakan kurikulum K-13 sesuai dengan arahan pemerintah.

Sistem pencatatan kehadiran yang mencatat berapa kali guru honoroer tersebut hadir, absen, atau sakit pada SLB Negeri Cinta Asih yang sebelumnya masih menggunakan kertas, telah diubah ke implementasi sistem presensi berdasarkan QR Code berbasiskan aplikasi android. Namun, ternyata timbul masalah baru dimana yang sebelumnya kerentanan penggunaan media kertas menjadi masalah utama, saat ini masalah teknis menjadi tantangan tersendiri saat menggunakan sistem QR Code berbasiskan aplikasi android. Salah satu masalahnya adalah QR Code yang tertera pada kartu identitas guru honorer dapat rusak, pudar, atau hilang, sehingga tidak dapat dibaca oleh smartphone android. Hal ini dapat menyebabkan guru honorer tidak tercatat sebagai hadir atau salah tercatat sebagai guru lain. Kemudian masalah yang lain Smartphone android yang digunakan sebagai pembaca QR Code dapat mengalami kerusakan, kehabisan baterai, atau kehilangan sinyal internet. Hal ini dapat mengganggu proses presensi dan menghambat pengiriman data presensi ke pihak sekolah.

Mengingat pentingnya pencatatan kehadiran tersebut, maka diperlukan suatu sistem yang membantu mempermudah pengelolaan data presensi guru honorer sehingga sistem tersebut dapat membantu guru maupun petugas administrai untuk melakukan evaluasi terhadap guru honorer. Dengan meningkatnya efisiensi sistem administratif guru honorer tersebut, diharapkan mutu pendidikan di SLB Negeri Cinta Asih menjadi lebih meningkat.

Solusi yang kami berikan adalah mengimplementasikan teknologi face recognition pada sistem presensi guru honorer di SLB Negeri Cinta Asih. Teknologi face recognition adalah teknologi yang dapat mengenali wajah seseorang dari gambar atau video. Teknologi ini menggunakan algoritma yang dapat mempelajari ciri-ciri wajah, seperti bentuk, warna, ukuran, dan posisi mata, hidung, mulut, dan lain-lain. Teknologi ini dapat membantu meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem presensi guru honorer. Dengan menggunakan teknologi face recognition, sistem presensi dapat otomatis mengenali wajah guru honorer yang hadir dan mencatat waktu masuk dan keluar mereka. Selain itu, teknologi ini juga dapat mengurangi kemungkinan kecurangan atau manipulasi data presensi.

Jadwal Pelaksanaan
Hari, tanggal : Jumat, 5 Januari 2024
Waktu : 08.45 – 11.00
Tempat : SLB N Cinta Asih Soreang
Pada awalnya kegiatan pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan pada hari Kamis, 4 Januari 2024. Namun pada sore harinya sebelum kegiatan, mendadak kepala sekolah meminta kami untuk menjadwalkan ulang yaitu pada hari jumat, 5 Januari 2024 dikarenakan di SLB ada kegiatan dari dinas pendidikan yang tidak dapat ditinggalkan.


Selama 5 tahun terakhir, Dr.Istikmal telah melakukan kerjasama dengan SLB N Cinta Asih Soreang ini. Beberapa kegiatan pengabdian Masyarakat maupun penelitian telah dimanfaatkan di SLB ini untuk menunjang kegiatan belajar mengajar maupun presensi siswa maupun guru honorer. Respon dari mitra sangat positif, dimana beberapa pertanyaan muncul pada saat sesi demo alat oleh guru maupun tenaga operasional sekolah. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah apakah ada biaya langganan setelah kegiatan ini, kami menjawab tidak dikarenakan aplikasi iVMS diinstall langsung pada laptop administrator untuk mengambil data report alat pengenal wajah.

Berikut ini adalah video dokumentasi kegiatan pengabdian masyarakat

Pembuatan dan Pelatihan Presensi Guru SLB Cinta Asih Menggunakan Teknologi Pengenalan Wajah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *